5 butir soal ekonomi tentang pendapatan nasional


  
TUGAS EKONOMI 
"MEMBUAT 5 BUTIR PERTANYAAN"

 

 

 

 



MATERI : PENDAPATAN NASIONAL

               NAMA  : IMAM AKHIRUR RAMADHAN

            KELAS   : XI.IIS

 

 

 

1.     Diketahui data berikut:

Pengeluaran konsumsi : Rp30.000.000.000,00

Investasi pengusaha : Rp20.000.000.000,00

Ekspor : Rp17.000.000.000,00

Impor : Rp7.000.000.000,00

Pengeluaran Pemerintah : Rp15.000.000.000,00

Maka, besarnya pendapatan nasional jika dihitung dengan pendekatan pengeluaran ialah:

 

a. Rp100.000.000.000,00

b. Rp85.000.000.000,00

c. Rp80.000.000.000,00

d. Rp75.000.000.000,00

e. Rp70.000.000.000,00

 

Untuk dapat mencari hitungan pada soal tersebut, maka kamu perlu menggunakan rumus berikut:

Y=C+I+G+(X-M)

Y= Pendapatan Nasional

C= Konsumsi

I= Investasi

G= Pengeluaran Pemerintah

X= Ekspor

M=Impor

Pada soal diketahui:

 

C= Rp30.000.000.000,00

I= Rp20.000.000.000,00

G= Rp15.000.000.000,00

X= Rp17.000.000.000,00

M= Rp7.000.000.000,00

Jadi:

Y= 30.000.000.000,00+20.000.000.000,00+15.000.000.000,00+(17.000.000.000,00-7.000.000.000,00)

= 75.000.000.000,00

Berdasarkan hasil hitungan tersebut, maka jawaban untuk soal tersebut adalah pilihan jawaban D.



2.       Di bawah ini yang bukan manfaat dari penghitungan pendapatan nasional suatu negara

adalah:

a. Menjadi sumber informasi untuk pemerintah dalam hal menilai efektivitas kebijakan-kebijakan yang diambilnya.

b. Mengidentifikasi masalah perkembangan ekonomi nasional dan merancang program untuk mengatasi masalah tersebut.

c. Membandingkan jumlah pendapatan suatu negara dengan jumlah pertambahan penduduk di negara lain.

d. Mengetahui perekonomian antar daerah.

e. Mengetahui struktur perekonomian suatu negara.

 

Pertanyaan ini akan mudah kamu jawab bila kamu sudah memahami beberapa informasi dasar seputar materi Pendapatan Nasional. Perihal manfaat penghitungan pendapatan nasional, secara garis besar dapat dibagi menjadi beberapa poin.

Manfaat pertama ialah menjadi informasi penting bagi pemerintah sebagai pengelola suatu negara. Penghitungan pendapatan nasional itu dapat dimanfaatkan pemerintah sebagai data untuk menilai efektivitas kebijakan yang telah diambil. Dengan begitu, pemerintah dapat mengevaluasi kinerja sistemnya secara menyeluruh.

 

Selain itu, penghitungan pendapatan nasional dapat memberitahukan tren atau kecenderungan perkembangan pendapatan nasional. Dengan mengetahui tren yang terjadi, maka pemerintah dapat mengidentifikasi masalah perekonomian yang tengah dihadapi dan merancang program untuk mengatasinya.

Manfaat selanjutnya ialah penghitungan pendapatan nasional bisa menunjukkan struktur perekonomian suatu negara. Hal itu terlihat dari sektor mana saja yang menjadi pendorong perkembangan suatu negara. Bila sektor industrinya cukup memiliki peranan dalam pendapatan nasional maka kekuatan negara tersebut berada pada sektor industri.

 

Lalu, manfaat ketiga ialah mengetahui pendapatan antar daerah. Dengan perhitungan pendapatan nasional maka secara tak langsung harus menghitung pendapatan daerah. Hal itu akhirnya dapat memberikan informasi mengenai perkembangan perekonomian suatu daerah dan dapat terlihat perbandingan perkembangannya dengan daerah lainnya.

Keempat, dengan melakukan penghitungan pendapatan nasional, maka dapat diketahui perubahan pendapatan riil masyarakat di suatu negara. Karena, salah satu komponen penghitungan pendapatan nasional ialah pendapatan dari masyarakatnya.

Dan, manfaat terakhir melakukan penghitungan tersebut ialah untuk membandingkan kemajuan ekonomi suatu negara dengan negara lainnya. Perbandingan itu bisa dilakukan pada negara yang masih satu regional ataupun negara lain yang posisi kondisi ekonominya cukup berbeda signifikan. Dengan melakukan perbandingan itu maka dapat terlihat perbedaan hasil kebijakan ekonomi dari satu negara dengan negara lainnya.

Nah, dari penjelasan tersebut kiranya sudah terlihat bukan jawaban yang tepat untuk soal tersebut? Jawaban yang tepat ialah C.

 

 

3.       Diketahui :

Konsumsi masyarakat = Rp. 80.000.000

Pendapatan laba usaha = Rp. 40.000.000

Pengeluaran negara = Rp. 250.000.000

Pendapatan sewa = Rp. 25.000.000

Pengeluaran Investasi = Rp. 75.000.000

Ekspor = Rp. 50.000.000

Impor = Rp. 35.000.000

Tentukan pendapatan nasionalnya!

Penyelesaian :

Y = C + I + G + (X-M)

= 80.000.000 + 75.000.000 + 250.000.000 + (50.000.000 - 35.000.000)

= 405.000.000 + 15.000.000

= Rp. 420.000.000

 

 

4.       Pendapatan yang diperoleh masyarakat dalam suatu perekonomian adalah sebagai berikut.

Upah dan gaji = Rp. 15.000.000,-

Sewa tanah = Rp. 9.250.000,-

Konsumsi = Rp. 18.000.000,-

Investasi = Rp. 4.500.000,-

Ekspor = Rp 12.500.000,-

Tentukanlah nilai pendapatan nasionalnya!

Penyelesaian :

Y = C + I + G + (X-M)

 = 18.000.000 + 14.000.000 + 4.500.000 + (12.500.000 – 7.250.000)

= Rp. 39.750.000,-

 

 

 

 

5.       . Diketahui GNP suatu negara Rp30.000.000.000,00; penyusutan Rp700.000.000,00;

pajak tidak langsung Rp50.000.000,00. Dari data tersebut maka dapat diketahui bahwa besar NNI-nya adalah:

 

a. Rp29.250.000.000,00

b. Rp30.000.000.000,00

c. Rp29.300.000.000,00

d. Rp100.000.000.000,00

e. Rp129.250.200.000,00

 

Untuk dapat menjawab soal tersebut, kamu harus mengetahui apa itu NNI atau Net National Income atau Pendapatan Nasional Neto. Secara sederhana, NNI adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima oleh masyarakat setelah dikurangi pajak tidak langsung atau indirect tax.

Bila dirumuskan maka untuk menghitung NNI menjadi seperti berikut:

NNI=NNP-Pajak tidak langsung

Pada soal, tidak diketahui berapa jumlah NNP atau Net National Product/Produk Nasional Neto. Rumus mengetahui NNP ialah sebagai berikut:

NNP=GNP-penyusutan barang modal

Jadi, NNP=30.000.000.000,00-700.000.000,00

   = 29.300.000.000,00

Lalu, untuk NNI menjadi:

NNI=29.300.000.000,00-50.000.000,00

      = 29.250.000.000,00

Berdasarkan hasil hitungan tersebut, maka jawaban yang tepat untuk soal tersebut adalah pilihan A.


Komentar